Highlights

Webinar Seri 7

s7r1
Berita

Webinar Seri 7

Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta melalui Webinar Nasional Seri 7 mengangkat tema “Sinergi Moderasi Beragama dan SDGs dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045” sebagai wujud kepedulian akademik terhadap tantangan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Tema ini berangkat dari kesadaran bahwa upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak hanya menuntut kemajuan ekonomi dan teknologi, tetapi juga penguatan nilai-nilai kebinekaan, toleransi, serta moderasi beragama sebagai fondasi kehidupan sosial yang harmonis. Oleh karena itu, webinar ini menjadi ruang refleksi dan dialog untuk menggali kontribusi nyata dunia pendidikan teologi dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Melalui forum ini, para narasumber yang berasal dari beragam disiplin ilmu akan memaparkan pandangan dan pengalaman mereka dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dengan prinsip-prinsip SDGs. Sinergi antara aspek spiritual, sosial, dan ekologis diharapkan mampu membentuk paradigma baru pembangunan yang berorientasi pada kemanusiaan dan keadilan. Keynote Speaker Dr. Stephen Erastus akan membuka diskusi dengan penekanan pada pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan harmoni sosial di tengah pluralitas bangsa, diikuti oleh pembicara lain yang akan memperkaya perspektif melalui kajian empiris dan teologis.

Webinar yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 15 November 2025, pukul 10.00–13.00 WIB ini dirancang tidak hanya sebagai ajang akademis, tetapi juga sebagai wadah kolaboratif bagi sivitas akademika, praktisi, dan masyarakat umum untuk bersama-sama merumuskan strategi menuju Indonesia yang inklusif dan berdaya saing global. Dengan moderator Jessica Charis yang memandu jalannya diskusi, kegiatan ini diharapkan menghasilkan pemikiran-pemikiran transformatif yang dapat memperkuat komitmen bersama menuju Indonesia Emas 2045 — bangsa yang maju, berkeadilan, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan universal.

Pencarian

Kategori

Tag Populer